Diet Setelah Melahirkan

Diet Setelah Melahirkan. Olahraga setelah melahirkan agar tubuh bagian perut langsing lebih menarik, maka banyak melakukan olahraga dan diet setelah melahirkan

Tips Merapatkan Vagina

Tips Merapatkan Vagina diperlukan oleh para ibu yang baru melahirkan untuk mengembalikan kekuatan otot-otot pinggul yang kendur karena sehabis melahirkan

Apa Jenis Jerawat kamu?

Jenis Jerawat memang buanyak sekali, bahkan pemilik jerawat tidak tahu apa jenis jerawat miliknya. Kita perlu juga mengenal Jenis Jerawat yang mengurangi penampilan.

Daftar Makanan untuk Nyeri Sendi

Nyeri Sendi adalah salah satu penyakit yang disebabkan peradangan atau inflamasi yang terjadi pada sendi yang menghubungkan antar tulang.

Hilangkan Rasa Sakit Melahirkan

Hilangkan Rasa Sakit Melahirkan. Melahirkan normal merupakan proses melahirkan yang diidamkan oleh para ibu hamilan sehingga terhindar dari rasa sakit melahirkan

Tampilkan postingan dengan label tips seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips seks. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Oktober 2012

Penyebab Wanita Tidak Orgasme

Wanita Tidak Bisa Orgasme. Banyak wanita menginginkan klimak ketika bercinta, tetapi tidak mendapatkannya. Rasa klimaks dari hubungan bercinta yang terpuaskan sungguh dinanti dan disukai wanita. Itu sebabnya kadang pasangan merasa kecewa jika sang istri tidak mencapai klimaks.  
Maka tak heran jika berpura-pura orgasme mejadi hal yang umum, kebanyakan perempuan mengakui telah melakukannya.

Dalam sebuah sesi terapi seorang  istri mengaku bahwa dia telah berpura-pura bisa orgasme sepanjang umur pernikahan mereka, tutur Professor Kimberly Resnick Anderson, pakar hubungan dan konselor pernikahaan.
Perlu diketahui ada banyak kendala yang dapat merusak kemampuan perempuan untuk mencapai orgasme.

Lima diantaranya adalah :

1. Penyakit  atau sedang dalam pengobatan
Berbagai macam penyakit, termasuk diabetes, multiple sclerosis, kanker, dan cedera tulang belakang dapat merusak proses fisiologis yang diperlukan untuk mencapai orgasme. Penyakit ini juga dapat mempengaruhi  kepercayaan diri perempuan secara seksual. Seiring dengan itu ada beberapa obat juga dapat mempengaruhi orgasme seperti obat tekanan darah, antihistamin, dan obat-obatan psikotropika. Obat-obatan tersebut dan obat-obatan tertentu bisa menyulitkan perempuan dalam meraih orgasme. Secara khusus, selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) adalah jenis obat  yang paling sering diresepkan untuk kelas anti-depressants.Efek dari obat ini meningkatkan kadar prolaktin dan adalah penyebab umum dari gangguan orgasme.

2. Penuaan
Proses penuaan normal juga dapat berpengaruh pada kemampuan wanita untuk mencapai orgasme. Seperti yang kita  ketahui  bertambahnya usia menyebabkan produksi hormon lebih sedikit, terutama estrogen. Hal ini dapat memengaruhi fungsi neurologis dan peredaran darah. Seperti penurunan tingkat estrogen, sensasi di klitoris dan puting mengalami penurunan, menyebabkan aliran darah terbatas pada alat kelamin. Sebagai akibat kesulitan orgasme meningkat.

3. Budaya
Banyak perempuan melaporkan budaya sekitar yang membuat sulit untuk mencapai orgasme. Pesan-pesan negatif tentang seks, bahwa seks itu kotor atau hanya perempuan binal yang bisa menjadi liar di tempat tidur sering tertanam, serta membentuk cara kita merespon dalam situasi erotis. Misalnya sebuah keyakinan "Saya tidak ingin menjadi salah satu perempuan atau gadis yang dianggap binal (buruk)."  Apa sih, artinya bagi seorang perempuan untuk mencapai orgasme dengan pasangan? Ini berarti dia memiliki seksualitasnya, layak dan dapat memungkinkan pasangannya untuk menyaksikan dia dalam keadaan rentan. Ini berarti dia tahu tubuhnya sendiri dan tidak tergantung pada pasangannya untuk rangsangan seksual dan kepuasan. Ini berarti dia nyaman dapat berkomunikasi dengan pasangannya tentang harapan seksual dan preferensi.

Sebuah artikel baru-baru ini menyatakan adanya hubungan antara EQ (emotional quotient) dan kapasitas perempuan untuk mencapai orgasme. Semakin tinggi EQ seorang perempuan (kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengelola emosi diri sendiri dan orang lain), semakin besar kemungkinan dia untuk mencapai orgasme.
Berabad-abad stigma sekitar seksualitas perempuan tidak akan lenyap dalam semalam. Tapi di masa sekarang ada perubahan dimana pasangan mulai lebih terbuka dalam urusan seks.

4. Ketidaknyamanan dengan keintiman
Amy, seorang ibu bahagia dari tiga anak, mencari pengobatan untuk ketidakmampuan untuk mencapai orgasme. Dia merasa tidak nyaman saat menjadi diri sendiri di depan sang suam. "Contoh kecil, aku bisa bernyanyi di depan anak-anak saya," katanya, "tapi aku tak pernah bisa bernyanyi di depan suami saya, karena merasa malu. Bagaimana jika aku bernyanyi justru terlihat bodoh di mata dia?" Malu pada pasangan sendiri adalah pengganjal yang cukup serius jika dikaitkan dengan hubungan intim.

5. Kemarahan
Masalah yang dialami di luar kamar tidur sering berimbas di dalam kamar tidur juga. Menyediakan perempuan kesempatan untuk menjelajahi dan menghilangkan rasa malu, marah, takut, atau emosi negatif lainnya dapat menjadi sebuah pengalaman yang membebaskan.Kebanyakan perempuan saat ini menghargai kesempatan untuk mendapatkan wawasan tentang seksualitas mereka.

Minggu, 23 September 2012

Cara Menahan Orgasme

Cara Menahan Orgasme Dengan menahan orgasme tidak secepat yang biasanya maka akan menimbulkan efek kenikmatan yang luar biasa. Banyak pria atau wanita memperlambat orgasme, pasti menghendaki munculnya orgasme saat melakukan hubungan seksual. Karena kondisi ini merupakan puncak rasa dimana kenikmatan betul-betul membuat kita semua yang pernah melakukan ingin mengulanginya terus.

Menahan orgasme banyak disukai, Tentu saja tidak mudah untuk mencapai kondisi orgasme yang betul-betul rasanya nikmat luar biasa. Dalam hal ini foreplay sangat mempengaruhi. Namun di samping itu kebiasaan memperlambat orgasme bisa jadi merupakan strategi tersendiri supaya orgasme yang kita rasakan benar-benar nikmat tiada tara.

Berikut ini empat petunjuk bagaimana memperlambat orgasme :

1. Variasikan pola gerakan.
Selang seling gerakan Anda saat melakukan penetrasi. Kadang cepat, kadang lambat. Bisa juga dengan mengubah posisi penis yang dimasukkan, kadang dalam, kadang hanya ujung saja yang masuk vagina. Bisa juga secara berkala, hentikan gerakan saat penetrasi selama beberapa detik. Rasailah nikmat yang luar biasa itu dalam-dalam.

2. Lakukan tekanan pada perineum.
Perineum adalah daerah antara skrotum dan anus. Sebelum ejakulasi, gunakan tiga jari Anda untuk menekan daerah tersebut. Mintalah pasangan Anda melakukannya. Teknik ini sederhana dan sudah dipraktekkan selama lima ribu tahun di negeri China.

3. Kencangkan otot sekitar kemaluan.
Saat penetrasi berlangsung, sekali-sekali tarik penis sehingga hanya ujungnya saja yang berada dalam vagina. Berhentilah sebentar, kemudian kencangkan otot sekitar kemaluan dan dubur selama beberapa detik. Lakukan langkah ini beberapa kali.

4. Mengubah-ubah rangsangan.
Pada saat Anda sangat terangsang, usahakan agar tidak langsung menuruti hasrat tersebut. Tahan untuk tidak segera melakukan penetrasi. Lakukan gerakan lain yang kira-kira membuat Anda merasa benar-benar mengasyikan.
.

Rabu, 12 September 2012

Kejadian Malam Pertama

Kejadian Nyata Malam Pertama. Malam pertama sangat berarti dan banyak yang bingung dan takut menghadapai malam pertama bercinta. Setelah menikah, pasangan pengantin baru akan dihadapkan pada ritual malam pertama, berhubungan cinta, atau hubungan badan tak lain dan tak bukan demi keharmonisan dan upaya untuk memperoleh keturunan.

Tapi karena malam pertama belum pernah berhubungan badan sebelumnya sehinga menakutkan, tak masalah jika pasangan tak langsung bisa melakukannya dengan benar dan lancar. Bahkan faktanya, banyak pasangan yang  khawatir karenanya.

Untuk itu, Dr Mahinder Watsa akan memaparkan sejumlah fakta tentang apa yang terjadi pada pasangan yang pertama kali melakukan aktivitas intim ini seperti halnya dikutip dari timesofindia, berikut ini.

1. Wajar kalau pasangan gagal atau melakukan banyak kesalahan
Setiap pasangan tentu ingin seks pertamanya terasa sempurna. Tak ada yang salah dengan hal itu tapi semua orang harus tahu bahwa segala hal yang baru dilakukan pertama kali itu tak selalu sempurna, pasti ada saja kesalahan yang muncul.

Para pria seringkali bercita-cita seksnya bisa tahan lama, hanya saja jika mereka mencapai orgasme lebih cepat (mungkin karena terlalu senang) sebenarnya itu tak jadi masalah. Bahkan sejumlah pria lain gagal melakukan ereksi dan seketika itu juga mereka merasa kecewa lalu mengecap diri mereka sendiri 'tak cukup lihai' dalam bercinta. Tapi jika Anda keburu berpikir seperti itu maka justru itulah kesalahan terbesar Anda.

Kalaupun tak bisa ereksi, Anda cukup mengakhiri sesi bercinta dengan foreplay ringan. Percayalah jika segala sesuatunya tak berjalan sesuai rencana maka akan selalu ada kesempatan kedua. Sama halnya ketika seorang pria tak bisa ereksi sepanjang melakukan masturbasi dan nyatanya hal itu dianggap normal-normal saja.

2. Seks pertama kali pasti menyakitkan tapi jangan menyerah begitu saja
Bagi wanita, ketika pertama kali melakukan seks rasanya pasti sangat menyakitkan tapi pada dasarnya sebagian besar nyeri yang dirasakan wanita saat pertama kali bercinta itu rasanya tak lebih dari seperti nyeri akibat jari yang tertusuk jarum atau duri.

Yang perlu digarisbawahi adalah perasaan takut akan nyeri ini harus diupayakan agar tak membuat semua wanita merasa ketakutan tiap kali diajak berhubungan oleh pasangannya. Jika hal ini terjadi, bisa jadi si wanita akan gemetaran meski hanya disentuh sedikit saja oleh pasangannya.

Kalau sudah begini, para pria tak boleh tinggal diam. Pertama, pastikan si dia merasa nyaman dengan Anda. Foreplay ringan merupakan sesuatu yang harus Anda lakukan agar vaginanya terlubrikasi. Mulailah dengan memasukkan jari Anda ke vagina untuk memecahkan selaput daranya lalu lanjutkan dengan penetrasi. Yang penting kuncinya adalah lakukan secara perlahan-lahan.

3. Pendarahan? Bisa iya, bisa tidak
Seorang wanita yang harus mengalami pendarahan saat pertama kali berhubungan seksual itu hanyalah rumor. Faktanya, pendarahan hanya terjadi ketika selaput dara pecah. Tapi yang perlu dipahami adalah selaput dara yang dianggap sebagai tanda keperawanan itu bisa saja pecah karena faktor lain.

Diantaranya latihan fisik dengan intensitas tinggi seperti bersepeda. Pada kasus lain, hal ini juga bisa disebabkan oleh cacat bawaan sejak lahir. Bahkan selaput dara juga bisa pecah saat si wanita melakukan masturbasi.

Jika Anda ragu apakah pasangan masih perawan atau tidak hanya karena si dia tak mengalami pendarahan saat pertama kali bercinta dengan Anda, selesaikan masalah itu di luar ranjang. Pastikan ketika berada di atas ranjang, Anda dan pasangan sudah memahami dan mempercayai satu sama lain.

4. Kontrasepsi itu tak selalu berhasil
Satu kesalahan kecil saja bisa berakibat pada kehamilan yang tak diinginkan, apalagi jika Anda mengandalkan metode menarik penis sebelum ejakulasi (withdrawal method) atau bercinta diantara masa subur pasangan.

Akan lebih baik lagi jika pasangan menemui dokter spesialis ginekologi sebulan sebelum menikah agar si dokter dapat memberikan kontrasepsi oral yang cukup aman dikonsumsi oleh pasangan, terutama selama berbulan madu. Setelah itu, pasangan dapat berkonsultasi lagi dengan dokter untuk memilih metode kontrasepsi yang tepat dan pas untuk berdua.

5. Seks itu bisa bikin berantakan
Saat cairan tubuh pasangan saling bertukar dalam ritual bercinta, jangan kaget jika nantinya ranjang Anda berantakan. Jangan khawatirkan banyaknya noda yang berceceran di ranjang. Nikmati saja proses itu dan tak lupa untuk selalu menyediakan seprai ekstra.